Peranan Riset Dalam bidang Manajemen Bisnis

       Sudah tidak disangkal lagi, Riset memiliki peranan yang sangat penting dalam kehidupan manusia. Tidak hanya dalam pengembangan teknologi moderen saja, riset juga berkembang dalam bidang ilmu sosial seperti ilmu perilaku masyarakat, dan bidang bidang ilmu lainnya seperti psikologi, pertanian, medis, biologi dan sosial budaya. Riset merupakan alat yang paling utama dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, sehingga dapat dikatakan bahwa riset merupakan suatu pilar dari ilmu pengetahuan.

       Lalu apa sih sebenarnya yang dimaksud dengan riset???. riset berasal dari kata “Re” dan “Search”, yang memiliki terjemahan “kembali melakukan pencarian”, maksudnya kembali mencari suatu jawaban, karena tujuan dari riset adalah mencari suatu jawaban dari suatu pertanyaan. Tentu saja hal yang pertama yang dilakukan dalam pencarian jawaban tersebut adalah melalui literatur-literatur. Kalau literatur tersebut belum mampu menjawab pertanyaan tersebut maka kita dapat mencari data atau informasi melalui pengamatan dilapangan, survey, experiment ataupun melalui kajian dengan para pakar yang dianggap mengerti dalam bidang tersebut. Selanjutnya data-data tersebut kita analisis agar bisa menghasilkan informasi bermanfaat sebagaimana yang diinginkan oleh si peneliti.

       Dalam bidang Manajemen bisnis, riset biasanya berperan  sebagai sumber informasi yang terpercaya yang digunakan  sebagai bahan untuk penyusunan formulasi strategi bisnis maupun sebagai pengukur tingkat keberhasilan dari program atau strategi yang telah dilakukan oleh pihak manajemen. Jadi, riset digunakan di tahap pra-perencanaan (planning) maupun di tahap monitoring dan evaluasi manajemen. Misalnya saja sebelum melakukan program pemasaran suatu produk, perusahaan menentukan dahulu segmen-segmen dari konsumennya.

Peran riset dalam mengukur Keberhasilan manajemen

        Setelah segmen konsumen ditentukan selanjutnya perusahaan akan membidik target konsumennya berdasarkan segmen pilihannya tersebut dan mulai melakukan posisioning produknya. Untuk melakukan segmentasi, targeting dan posiioning ini perusahaan akan melakukan riset pasar terdahulu agar informasi tentang konsumen sasarannya akurat dan terpercaya. Sehingga diharapkan program pemasarannya bisa efektip, efisien dan tepat sasaran sehingga program pemasarannya bisa berhasil dan terhindar dari pemborosan biaya pemasaran yang tidak jelas. Penerapan riset untuk mengukur tingkat keberhasilan program, misalnya ada perusahaan yang ingin mengukur seberapa besar kekuatan merek (brand equity) produknya setelah dia melakukan serangkaian program pemasaran seperti advertising, promosi, strategi penetapan harga, strategi distibusi. Dengan riset, perusahaan akan mengetahui besar kekuatan mereknya (brand equity) saat itu, perusahaan juga akan mengetahui program pemasaran apa saja yang paling berkontribusi atau kurang berkontribusi terhadap kekuatan meraknya, selain itu juga perusahaan akan mengetahui apakah program-program pemasaran yang telah dilakukan berhasil atau kurang berhasil.

sameyadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *