Produk seperti apa saja yang dapat kita pasarkan?

Keinginan manusia yang beraneka ragam dan tanpa ada habisnya menjadi motor dari terbentuknya berbagai macam produk yang dipasarkan ke konsumen. Produk-produk tersebut menjadi pilihan solusi bagi berbagai permasalahan yang ada. Keinginan muncul karena manusia memiliki kebutuhan. Misalnya ketika anda merasa lapar atau haus, maka anda akan segera mencari makanan atau minuman untuk menghilangkan rasa lapar dan haus tersebut. Lapar dan haus adalah suatu kondisi yang menyebabkan anda membutuhkan makanan atau minuman untuk menghilangkan rasa lapar atau haus tersebut. Untuk memenuhi kebutuhan tersebut manusia dihadapkan pada beragam pilihan untuk memuaskan kebutuhannya, misalnya untuk memenuhi rasa lapar tersebut terdapat pilihan makan bubur,atau makan sate padang, makan nasi uduk, makan roti, makan martabak, makan mie ayam, makan bakso dan masih banyak pilihannya lain. Pilihan untuk memenuhi kebutuhan itulah yang dimaksud dengan Keinginan. Misal, Ingin makan bakso atau mie ayam untuk memenuhi hasrat laparnya. Aneka ragam keinginan manusia yang seakan tanpa batas inilah yang menjadikan munculnya Penawaran Pemasaran.

Meskipun keinginan manusia itu sangat banyak dan beraneka ragam, namun sumber keinginan tersebut mengacu pada tingkat dan jenis kebutuhan yang mendasarinya. Menurut teori Maslow, ada 5 level kebutuhan manusia, yaitu:

  1. Kebutuhan Fisiologis, merupakan kebutuhan dasar manusia untuk mempertahankan hidup, yang meliputi makanan, air, udara, rumah, pakaian dan seks.
  2. Kebutuhan akan rasa aman. Setelah Kebutuhan dasar terpenuhi manusia merasa perlu mendapatkan rasa aman dan nyaman. Rasa aman dari gangguan kriminalitas, rasa aman dari musibah yang tidak terduga. Contoh produk atau jasa yang ditawarkan misalnya alarm, pegawai securiy, pagar besi, produk asuransi, dan lain-lain.
  3. Kebutuhan Sosial. Manusia sebagai mahluk sosial membutuhkan rasa cinta dari orang lain, rasa memiliki dan dimiliki, serta diterima oleh orang-orang disekitarnya. Contoh produk yang ditawarkan salah satunya adalah Produk penghilang bau badan Rexona yang memberikan pesan untuk meningkatkan rasa percaya diri dari bau badan sehingga dapat nyaman untuk menjalin pergaulan dengan orang lain.
  4. Kebutuhan Ego. Manusia memiliki kebutuhan ego, yaitu kebutuhan akan pengakuan atas prestasi yang telah dicapainya, karena manusia akan berusaha untuk mencapai prestasi, reputasi, dan status yang lebih baik. Contoh produk yang ditawarkan misalnya Kuliah di luar negeri yang oleh sebagaian orang dianggap sebagai suatu prestise.
  5. Kebutuhan aktualisasi diri. Adalah keinginan dari seseorang individu untuk menjadikan dirinya sebagai orang terbaik sesuai dengan potensi dan kemampuan yang dimilikinya.

Beragam pilihan untuk memenuhi kebutuhan tersebut tercermin dalam bentuk suatu produk. Banyak orang berpikir bahwa sebuah produk merupakan tawaran berwujud, namun produk sebenarnya bisa lebih dari itu. Produk adalah segala sesuatu yang dapat ditawarkan ke pasar untuk memuaskan keinginan atau kebutuhan. Kebanyakan memang bertujuan mencari profit, namun ternyata gak semuanya dipasarkan untuk tujuan profit semata terutama misalnya program pemerintah. Program pemerintah banyak disosialisasikan agar dapat di mengerti dan diterima oleh masyarakat sehingga pemerintah bersangkutan dapat sukses melaksanakan programnya.

Kottler dan Keller  menyatakan bahwa kegiatan pemasaran meliputi usaha-usaha untuk menciptakan, mempromosikan dan menyampaikan barang atau jasa kepada konsumen atau perusahaan yang memerlukannya.

produk-yang-dapat-ditawarkan ke pasar

  Pada prakteknya ada 10 jenis entitas yang dapat dipasarkan atau dijadikan barang dagangan, yaitu:

  1. Barang (goods), merupakan benda phisik yang umum dipahami sebagai obyek untuk diperjual-belikan. Selama benda tersebut di anggap memiliki manfaat bagi orang lain, maka barang tersebut dapat ditawarkan ke orang lain.
  2. Jasa (services), merupakan entitas yang tidak berwujud. Perusahaan penerbangan, hotel, salon kecantikan, meskipun bentuk usahanya secara phisik namun yang dijual sebenarnya adalah jasa penerbangan, jasa penginapan, dan jasa membuat orang tampak lebih cantik.
  3. Pengalaman (experiences) merupakan bentuk jasa yang lebih spesifik dengan cara mengolah barang dan jasa menjadi suatu pengalaman yang dirasakan oleh konsumen. Contohnya: Dunia Fantasi, Taman Impian Jaya ancol, bahkan sekarang banyak bermunculan usaha perjalanan umroh yang menurut saya selain menawarkan tempat juga menawarkan pengalaman spritual.
  4. Acara (events) biasa dipasarkan oleh pemasar atau biasa disebut dengan organizer, misalnya acara bazar, pernikahan artis, jobs event.
  5. Orang (persons) juga merupakan obyek yang bisa dipasarkan. Misalnya: artis penyanyi dan mereka yang termasuk tokoh-tokoh politik, merupakan orang yang harus diperkenalkan, dipromosikan agar memiliki citra yang baik di masyarakat sehingga tujuan orang tersebut bisa tercapai misalnya menjadi Gubernur, Bupati, anggota legislatif bahkan Presiden. Apalagi dengan maraknya media sosial online, bisa menjadi saluran yang efektif untuk membuat pencitraan yang baik.
  6. Tempat (Places) Seperti Yogyakarta, Bali, Danau Toba, masing-masing bersaing untuk memperebutkan wisatawan, baik domestik maupun mancanegara.
  7. Properti merupakan hak kepemilikan atas tanah dan bangunan (real estate) atau properti finansial, berupa saham atau obligasi.
  8. Organisasi, harus proaktif membentuk citra yang baik dan kuat dibenak publik yang menjadi pasar targetnya. Universitas memperebutkan mahasiswa, museum mendorong masyarakat untuk mengunjungi dan melihat benda-benda bersejarah yang ada di museum tersebut.
  9. Informasi, dapat diproduksi dan dipasarkan seperti layaknya suatu produk. Sekolah dan universitas bisa dilihat sebagai lembaga yang menjual informasi berupa ilmu pengetahuan dan teknologi. Perusahaan Riset Pasar juga menjual informasi hasil risetnya kepada siapa saja   yang memerlukan   informasi baik perusahaan maupun individu tentang suatu produk, profil konsumen di suatu wilayah, pangsa pasar dll.
  10. Gagasan (Ideas) sebenarnya merupakan sesuatu yang mendasari semua tawaran pasar. ”Damai itu indah”, ”Say no to drugs”, ”Selamatkan Lingkungan”, ”Mencegah lebih baik daripada mengobati”, merupakan gagasan-gagasan yang secara intensif dipasarkan oleh para pemasar sosial, seperti LSM, aktivis lingkungan, NGO dll. Program pemerintah juga termasuk produk yang dipasarkan oleh pemerintah kepada masyarakat sasaran.

sameyadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *