Pengertian nilai p (p value) atau sig dari output SPSS atau excell dalam uji t, uji z dan uji F

Ketika kita melakukan analisis Anova, uji z atau uji t  baik dengan menggunakan aplikasi SPSS maupun microsoft excell, pada output hasil muncul nilai p (p value) yang menunjukan significansi. Lalu apa sih yang dimaksud  nilai p tersebut? Dan bagaimana kita menggunakan nilai p ini untuk menyimpulkan hasil dari uji hipotesis yang kita lakukan?

Baiklah kita akan membahasnya disini.

Nilai p (p value) adalah ukuran probabilitas kekuatan dari bukti untuk menolak atau menerima hipotesis null (H0). Semakin kecil nilai p yang diperoleh maka semakin kuat  bukti tersebut untuk menolak hipotesis null. Dalam aplikasinya kita biasanya membandingkan dengan nilai alpha yang digunakan.

Kalau nilai p < nilai alpha, maka kita menolak hipotesis null

Kalau  nilai p > nilai alpha, maka kita menerima hipotesis null

Pada contoh kasus nilai ekonomi mahasiswa yang telah kita bahas sebelumnya, nilai p yang dihasilkan adalah 0,807, sehingga  kita menyimpulkan untuk menerima hipotesis null, artinya rata-rata nilai ekonomi mahasiswa semester  akhir tidak berbeda dengan rata-rata nilai ekonomi seluruh mahasiswa di  universitas tersebut.

p value

Untuk contoh aplikasi  tentang nilai signifikansi atau nilai p pada Analisis ragam (Anova)  silahkan anda mempelajarinya pada artikel berikut:

Contoh cara penyelesaian soal anova 1 faktor (One way anova) dengan menggunakan SPSS

Contoh cara [enyelesaian soal anova 2 faktor (Two way anova) dengan menggunakan SPSS

sameyadi

21 Comments

  1. selamat pagi pak/bu.. saya ingin bertanya apakah hasil sig atau p value dapat bernilai negatif? jika tidak bagaimana cara membuat kriteria pengujian/ hipotesisnya?

    apakah perbedaan berhubungan dengan mempengaruhi?

    • Maap mbak Fajrin baru balas, Nilai p value nilainya berkisar antara 0(nol) sampai 1(satu) (jadi saya rasa tidak ada nilai negatif,yang negatif itu kalau di konversi ke nilai z atau nilai t, INGAT nilai p (Probabilitas) itu sebenarnya menyatakan peluang dari distribusi data dalam mendekati nilai mean-nya coba anda lihat lagi penjelasan tentang distribusi normal)jika nilai peluangnya besar maka kita dapat mengatakan bahwa data-data dari hasil pengamatan tersebut memang “sama dengan/mendekati” nilai mean. Nilai p (p value) adalah ukuran probabilitas kekuatan dari bukti untuk menolak atau menerima hipotesis null (H0). kriterianya apabila nilai p diatas nilai kritis/alpha (misal jika nilai alpha nya kita set 0.05, maka apabila nilai p lebih besar dari 0.05 maka kita bisa nyatakan bahwa kita menerima H nol. Demikian sebaliknya Semakin kecil nilai p yang diperoleh maka semakin kuat bukti tersebut untuk menolak hipotesis null.
      Mohon maaf sy belum jelas dengan maksud kalimat anda “perbedaan berhubungan dengan mempengaruhi”, tapi sy coba mengira-ngira dengan maksud tersebut, barangkali maksud anda tentang hubungan antara variabel penelitian, kalau pernyataan ‘berhubungan’ maksudnya antara variabel-variabel dalam penelitian tersebut apakah terdapat hubungan atau tidak, berhubungan bisa mengenai korelasi (pada regresi) atau autokorelasi (pada multivariat), tapi berhubungan juga bisa berarti mempengaruhi misalnya pendapatan nasional berhubungan dengan besarnya ekspor dan impor, artinya ada hubungan variabel dependen pendapatan nasional dengan variabel independennya (ekspor dan impor), arti yang lain juga pendapatan nasional dipengaruhi oleh ekspor dan impor. Sedangkan kalimat ‘mempengaruhi’ menyatakan apakah perlakuan tertentu mempengaruhi terhadap perubahan nilai mean, misalnya apabila kita melakukan penelitian tentang perlakuan pemberian berbagai pupuk (misal A, B dan C )terhadap tanaman padi, setelah kita analisis ternyata pada perlakuan A dan B ternyata hasil panennya ternyata tidak berbeda jauh sedangkan pada perlakuan pupuk C hasilnya ternyata lebih banyak, maka kita dapat katakan bahwa perlakuan pemberian pupuk C memiliki pengaruh terhadap hasil panen. Mohon maaf apabila penjelasannya kurang jelas dan lengkap. Kalau masih ada yang kurang jelas silahkan kita diskusikan lagi. Terima kasih.

  2. Met mlm.. Mohon jawabannya..
    Kepanjangan dri singkatan berikut dn artinya jika ada..
    Sig.t : …
    a : …
    p : …
    Terimakasih sblumnya..:)

    • Maaf sy baru sempat balas, Sepengetahuan saya sig itu adalah sinkatan dr signifikansi, kalau sig t berarti nilai signifikansi pada uji t, kalau untuk a saya kurang tahu (mohon maaf, anda menemukan istilah tersebut dari mana ya?), sedangkan untuk p biasanya adalah untuk nilai probabilitas (p-value), contoh penggunaannya missal jika nilai p lebih besar dari nilai kritis yang kita tentukan (nilai alpha) misal 0.05 berarti kita menerima hipotesis nol sedang jika nilai p value yang diperoleh kurang dari nilai alpha berarti kita menolak hipotsis nol, terimakasih banyak.

      • mungkin “a” yang dimaksud saudari junisa adalah α (alpha) batas kesalahan maksimal yang dijadikan patokan oleh peneliti atau Probabilitas untuk menolak Ho ketika Ho benar.

        • Terima kasih banyak mbak Merlisia, penjelesan anda sangat jelas dan sangat bermanfaat bagi kami…Siip. ^_^

    • Mohon maaf mbak Dewi sy br baca, sig 2 tailed adalah signifikansi yg digunakan untuk uji 2 sisi, yaitu apaibla anda menggunakan rumusan hipotesisnya alternatif (Ha) dengan tanda tidak sama dengan, kalau sig saja berarti digunakan untuk uji sati sisi, rumusan hipotesis alternatifnya bisa dengan tanda lebih besar, lebih kecil, lebih besar sama dengan atau lebih kecil sama dengan. Misal anda menggunakan nilai alpha = 0.05 untuk uji satu sisi, maka nilai alpha untuk 2 sisi nya adalah 0.025.
      untuk lebih sedikit memahami uji hipotesis silahkan mbak dewi lihat di artikel http://www.risetdata.com/?p=155

      uji hipotesis 2 sisi
      http://www.risetdata.com/wp-content/uploads/2015/03/uji-hipotesis-2.png

  3. Maaf saya mau bertanya, bedanya nilai p pada aplikasi geoda pada bagian differential significance map dengan lisa significance map itu apa? Trimakasih

    • Mohon maap Bu Laili, saya kurang paham dengan aplikasi geoda, saat ini saya belum mampu menjawab pertanyaan ibu, Insya Allah saya akan coba pelajari aplikasinya

    • tergantung besar nilai alpha yang kita gunakan, kalau nilai alphanya 0.05 mungkin kita jadi bingung apakah menolak atau menerima Ho, tapi untuk kasus seperti anda saya lebih cenderung menggunakan nilai alpha 0.01 sehingga saya akan menyimpulkan untuk menerima hipotesis null (h0), karena nilai p yang dihasilkan lebih besar dari nilai alphanya. Terima kasih

    • kalau saya lebih cenderung akan menggunakan nilai alpha yang lebih ketat atau yang lebih longgar meskipun tidak mesti demikian misalnya, ketika walnya kita menggunakan nilai alpha 0.05 kemudian kita mendapatkan nilai alpha 0.05 juga, maka saya akan coba dengan mengganti nilai alphanya menjadi 0.01, sehingga kita bisa menyimpulkan untuk menerima Hipotesis nol, sebaliknya ketika sudah menggunakan nilai alpha 0.01 terus anda memperoleh nilai alpha 0.01 juga maka saya coba ganti nilai nilai alphanya menjadi 0.05 sehingga saya bisa menarik kesimpulan untuk menolak hipotesis nol. Jadi tergantung kita mau membuat seberapa ketat level penelitian tersebut kita setting yang penting kita sudah menetapkan nilai level alpha mana yang akan kita pakai untuk penelitian tersebut. Mohon maap kalau membingungkan, karena saya pun jadi ikutan bingung..he..he.. ^_^

  4. Maaf pak.. Saya tanya. Nila p-value 0.807 dapetnya dari mana? Kasih tau cara dpetnya darimana .trims

  5. Nilai minus pada z score artinya nilai z ini berada di sebelah kiri atau di bawah nilai tengah kumpulan datanya. Nilai Z ini di gunakan untuk mengukur seberapa jauh simpangan baku suatu pengamatan terhadap nilai tengahnya. nilai z -1.986 arinya dia berada 1.986 simpangan baku di bawah/di sebelah kiri dari nilai tengahnya. Misal kita ingin mengukur manakah dari 3 orang dari si A, B dan C yang paling cepat dalam mengetik naskah, setelah di ukur dengan skor z ternyata si A skor z nya adalah -0.5 , si B -0.8, dan C 0.13. Dengan membandingkan nilai z skornya kita akan mengambil kesimpulan bahwa si B lah yang paling cepat karena simpangan bakunya lebih jauh ke kiri dibandingkan dengan nilai tengahnya sedangkan si C paling lambat karena di atas nilai tengah rata-ratanya.

  6. Mbak saya ingin bertanya probabilitas itu apa yah penjelasan singkatnya .terimakasih

    • Probabilitas itu artinya dalam bahasa indonesia adalah peluang mbak Diah, atau bisa juga di artikan sbg besarnya kemungkinan suatu kejadian akan terjadi jadi nilainya berkisar antara 0 sampai 1, misalnya ketika kita melihat awan yang sangat mendung dan gelap maka kita bisa mengatakan bahwa Probailitas akan terjadi hujan pada saat itu adalah 95% atau 0.95, artinya peluang akan terjadinya hujan pada saat trsbt itu sangat tinggi karena mendekati angka 100% atau angka 1. Trmksh

    • Karena nila p nya lebih kecil dari nilai alpha berarti kita menolak H0 (hipotesis null, mbak April. Terima kasih.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *