Pengaruh Nisbah Pelarut Heksan dengan Ektraktan pada ekstraksi lemak kakao terhadap Rendemen dan beberapa Sifat Fisika kimia lemak Kakao (Theobroma cacao L)

Surini Siswarjono (Fak. Pertanian, Universitas Andalas Padang)

Abstrak

Penelitian tentang pengaruh Nisbah Pelarut Heksan dengan Ektraktan Lemak Kakao terhadap rendemen dan beberapa Sifat Fisika kimia lemak Kakao (Theobroma cacao L) telah dilaksanakn di Laboratorium Kimia Organik Bahan Alam Fakultas MIPA dan Laboratorium Teknologi Hasil Pertanian Faperta Unand pada bulan Oktober sampai Desember 2005. Tujuan penelitian ini adalah untuk melihat pengaruh perbandingan jumlah pelarut heksan dengan bahan uji bubuk kakao terhadap rendemen dan sifat fisika kimia lemak kakao yang dihasilkan.

Penelitian ini menggunakan rancangan acak lengkap sebanyak 5 perlakuan dengan 2 kali ulangan. Bahan uji berupa bubuk kakao berukuran 50 mesh masing-masing berjumlah 100 gram setiap perlakuan diekstrak menggunakan normal heksan sebanyak 200 ml, 300 ml, 400 ml, 500 ml dan 600 ml. Pengamatan terhadap lemak kakao yang dihasilkan meliputi: rendemen, indeks bias, titik leleh, bilangan penyabunan, bilangan Iod, kadar asam lemak bebas dan sisa pelarut heksan dalam lemak. Data yang diperoleh diuji secara statistik menggunakan uji F dan uji lanjut DNMRT pada taraf nyata 5%.

Hasil uji statistik F pada taraf nyata 5% menunjukan bahwa nisbah pelarut heksan dengan bahan berpengaruh nyata terhadap rendemen, indeks bias, titik leleh, bilangan penyabunan, bilangan Iod, kadar asam lemak bebas, dan sisa pelarut dalam lemak. Hasil terbaik diperoleh pada ekstraksi 100 gram, bubuk menggunakan 400 ml normal heksan menghasilkan lemak kakao dengan kriteria: rendemen 48% titik leleh 33,5 0C, indeks bias 1,456, bilangan penyabunan 196,79 , bilangan Iod 34,69 , Kadar asam lemak bebas 0,89%, sisa pelarut 3,11. Hasil ini memenuhi standar mutu lemak kakao (SNI-01-3748-1995)

sameyadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *