Evaluasi Sifat Fisik dan Kimia Tepung Wortel (Daucus carota var. Imperator dan var. Chantenay)

Rosida, Ratna Y. dan Erfian F.

(Jur. Tek. Pangan UPN Veteran Jatim)

Abstrak

Limbah hijau adalah jenis limbah yang keberadaannya cukup melimpah di dalam masyarakat dan belum dimanfaatkan secara optimal. Kandungan pigmen utama yang sering dijumpai pada limbah hijau adalah klorofil dan β-karoten. Tujuan daro penelitian ini adalah untuk menggali potensi pigmen klorofil dan β-karoten yang didapatkan dari limbah hijau sebagai sumber antioksidan alami, sekaligus memperkenalkan penggunaannya di dalam masyarakat sebagai sumber suplemen antioksidan alami yang murah dan mudah didapat. Dalam penelitian ini, dilakukan pengujian aktivitas antioksidan klorofil a dan klorofil b dengan pembanding β-karoten menggunakan metode DPPH serta pengukuran kadar klorofil dan β-karoten pada selaput hijau kecambah kacang hijau (vigna radiata L. Wilczek) varietas gelatik dan merpati, kulit wortel (Daucus carrota L.), kulit dan serat buah labu kuning (Cucurbita moschata, ex Poir). Hasil penelitian menunjukan bahwa, klorofil a memiliki aktivitas antioksidan sebesar 10.9243 ± 0.2789%; klorofil b sebesar 8.9919 ± 0.4566%; dan pada β-karoten sebesar 68.2834 ± 0.4958 %. Berdasarkan data mengenai aktivitas antioksidan dan kadar klorofil serta β-karoten dalam sampel maka dapat diambil kesimpulan bahwa limbah hijau berdasarkan ketersediaan kandungan klorofil dan β-karoten masih memiliki potensi yang sangat tinggi untuk sebagai suplemen antioksidan.

sameyadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *