Kapsitas Antioksidan dan Hipokolesterolemik Ekstrak Daun Suji

Endang Prangdimurti1, Deddy Muchtadi2, Made Astawan2 dan Fransiska Zakaria2

(1 Mahasiswa Program doktor Ilmu Pangan, Pasca sarjana IPB, 2 Dept. Ilmu dan Tek. Pangan, IPB)

Abstrak

Kolestrol LDL yang teroksidasi merupakan pemicu utama terjadinya aterosklerosis. Peningkatan konsumsi fitokimia yang memiliki kapasitas antioksidan tubuh daya hipokolesterolemik diharapkan dapat menekan kejadian aterosklerosis. Sejumlah peneliti melaporkan bahwa klorofil dan beberapa turunannya menunjukan kemampuan antioksidatif secara in vitro dan ex vivo, serta daya hipokolestrolemik secara in vivo. Oleh karena itu perlu dilakukan studi mengenai potensi klorofil dalam menekan kejadian aterosklerosis. Daun suji (Pleomele angustifolia N.E Brown) sejak dahulu kala telah digunakan oleh masyarakat Indonesia sebagai sumber pewarna hijau alamai untuk pangan, Klorofil bersifat larut lemak karena keberadaan gugus fitolnya. Oleh karena itu, pada tahap awal ditujukan untuk mendapatkan ekstrak cair suji kaya klorofil. Penambahan Tween 80 dalam larutan pengekstrak berhasil meningkatakan jumlah total klorofil yang terekstrak, dan meningkatkan kapasitas antioksidan ekstrak suji berdasarkan kemampuan menanngkap radikal bebas DPPH. Tahap selanjutnya bertujuan untuk menguji kapasitas antioksidatif dan hipokolesterolemik ekstrak suji secara in vivo. Pengujian kapasitas antioksidatif menunjukan bahwa pemberian secara oral ekstrak suji selama 2 bulan menurunkan kadar MDA, serta meningkatkan aktivitas enzim katalase dan superoksida dismutase (SOD) hati tikus Sprague Dawley jantan. Pengujian daya hipokolestrolemik kadar kolesterol plasma, memperkecil indeks aterogenik, dan meningkatkan kandungan asam empedu isi sekum. Studi lebih lanjut secara in vitro menunjukan adanya kemampuan ekstrak suji mengikut asam empedu, sehingga diduga mekanisme ini yang berperan dalam penurunan kadar kolesterol plasma.

sameyadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *