Analisis Fitokimia dan Aktivitas Antioksidan Ekstrak Etanol Daging Buah Terong ‘Pucuk’ (Solanum macrocarpon L)

Elmeizy Arafah, kiki Yuliati dan Melianora

(PS. THP, Jurusan Tek. Pertanian, Fakultas Pertanian Universitas Sriwijaya, Palembang)

Abstrak

Buah terong pucuk muda umum dikonsumsi di daerah Baturaja Sumatera Selatan, tetapi belum dibudidayakan sehingga buah terongnya sulit ditemui dipasar. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui golongan senyawa fitokimia dan memepelajari aktivitas antioksidan yang terkandung di dalam ekstrak etanol daging buah terong pucuk. Pengujian senyawa fitokimia dilakukan secara kualitatif yang meliputi senyawa alkaloid, steroid, saponin, fenol hidrokuinon, triterpenoid dan tannin. Pada ekstrak etanol diukur kadar total fenol yang terkandung di dalam ekstrak menggunakan metode spektrofotometri. Aktivitas antioksidan ekstrak etanol daging buah terong pucuk dipelajari melalui pengukuran kemampuan aktivitas mereduksi menggunakan metode baku dan pengukuran aktivitas antioksidan menggunakan system model β-karoten/ linolenat. Ekstrak etanol daging buah muda dan tua lebih tinggi dibandingkan ekstrak etanol daging buah muda. Kemampuan senyawa fenol ekstrak etanol daging buah tua lebih tinggi dibandingkan ekstrak etanol daging buah muda. Kemampuan mereduksi ekstrak etanol daging buah muda terong pucuk sama dengan ekstrak etanol daging buah tua terong pucuk. Ekstrak etanol daging buah terong pucuk muda muda maupun tua mempunyai aktivitas antioksidan yang lebih tinggi dibandingkan dengan BHT.

sameyadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *