Studi Ekstraksi Komponen Bioaktif Daun Dewa (Gynura procumbenslour Merr) sebagai Penagkap Radikal Bebas (Kajian berdasarkan cara pengeringan dan jenis pelarut)

Sukardi dan Ika Herawati

(THP, Universitas Muhammadiyah Malang)

Abstrak

Ekstraksi komponen aktif dari daun Dewa yang menunjukan potensi sebagai antioksidan telah dilakukan dengan menggunakanpelarut heksan , etil asetat, etanol dan air. Ekstrak heksan dan etanol menunjukan aktivitas antioksidan yang kuat dalam menangkap radikal bebas, sedangkan ekstrak etil asetat dan air sangat lemah dalam menangkap radikal bebas (Sukardi, 2003). Untuk mengetahui stabilitas aktivitas antioksidan dalam pemanasan, maka dilakukan pemanasan dari ekstrak heksan dan etanol yang dilarutkan dalam etanol absolut dengan konsentrasi 200 ppm. Pemanasan dilakukan dalam air mendidih selama 10,20,30,40, 50 dan 60 menit. Ekstrak yang telah dingin kemudian dilakukan uji aktivitas antioksidan dengan uji RSA.

Dari hasil penelitian menunujukan bahwa pemanasan dalam etanol mendidih pada suhu 70-80 derajat celsius dapat menurunkan aktivitas antioksidan dalam menangkap radikal bebas. Pemanasan ekstrak heksan selama 40 menit, 50 menit dan 60 menit cukup besar dalam menurunkan aktivitas, demikian pula pada ekstrak etanol. Namun di dalam ekstrak etanol perbedaan penurunan setelah dipanaskan selama 10 sampai 60 menit sedikit mengalamai penurunan akan tetapi bila dibandingkan dengan tanpa pemanasan, maka penurunannya cukup besar.

sameyadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *