PENGUJIAN BIJI LAMTORO DAN BIJI KAPUK SERTA LIMBAH AGRO INDUSTRI SEBAGAI BAHAN SUBTITUSI PADA MEDIA TUMBUH KULTUR INDUK JAMUR TIRAM PUTIH (PLEUROTUS OSTREATUS)

Widiwurjani dan Guniarti

Jurusan Agroteknologi, Fakultas Pertanian UPN “Veteran” Jatim

Jl. Raya Rungkut Madya, Gunung Anyar Surabaya 60294

E-mail : wurjani@gmail.com

ABSTRAK

Media tumbuh bibit jamur terdiri dari media utama dan media stater.Media utama dari bahan yang mengandung lignin yang mudah didegradasi dan media stater berasal dari bahan yang banyak mengandung unsur hara. Tujuan penelitian adalah mendapatkan bahan subtitusi yang terbaik untuk media pembibitan jamur dan menganalisa pertumbuhan miselium jamur tiram putih. Metode penelitian adalah pengujian media utama dari biji dan media stater dari limbah agro industry. Faktor I : biji-bijian (3 level): Jagung, lamtoro dan biji kapok factor II : Limbah industry pertanian (3 level): bekatul, kulit biji kedele dan ampas tahu Hasil penelitian menunjukkan bahwa biji biji dan limbah industry yang diujikan dapat dipakai sebagai media pertumbuhan bibit jamur. Kesimpulan dari penelitian ini adalah media tumbuh bibit jamur tiram dapat disubtitusi oleh biji lamtoro dan biji kapuk untuk menggantikan biji jagung.Bekatul dapat disubtitusi oleh ampas tahu dan kulit biji kedelai.Biji jagung lebih kompaktibel dengan ketiga limbah agro industry.Bibit yang tumbuh pada media biji kapok dan limbah tahu tidak berbeda nyata dengan bibit yang tumbuh pada media jagung dan bekatul sebagai control.

sameyadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *