Apa Definisi dari Marketing menurut para pakar?

Ketika berbicara tentang Marketing, umumnya kita akan mengkaitkannya dengan aktivitas periklanan, kegiatan promosi, Publik Relasi, pengenalan merek, distribusi produk, program diskon harga dan kegiatan lainnya yang ujung-ujungnya berakhir pada penjualan.

Lalu apakah yang di maksud dengan Marketing?

Pengertian marketing yang paling sederhana adalah segala sesuatu yang dilakukan untuk memenuhi kebutuhan konsumen.

Pengertian marketing menurut Kotler (2006) dibedakan menjadi 2 pendekatan yaitu pendekatan sosial dan manajerial. Menurut definisi sosial marketing/pemasaran adalah suatu proses sosial yang dimana individu dan kelompok memperoleh apa yang dibutuhkan atau yang diinginkan melalui proses penciptaan, penawaran dan pertukaran bebas produk atau jasa dengan nilai tertentu antara satu dengan yang lainnya. Sedangkan apabila di tinjau dari definisi manajerial, pemasaran sering diartikan sebagai suatu seni dalam menjual suatu produk. Namun, bagian yang terpenting dari pemasaran bukanlah menjual, karena menjual adalah sebagian saja dari kegiatan marketing.

Menurut seorang pakar manajemen, Peter Drucker mengatakan bahwa tujuan utama pemasaran adalah mengetahui dan memahami konsumen atau pelanggan dengan seksama sehingga produk atau jasa yang ditawarkan sesuai dengan kebutuhan dan keinginannya dan produk atau jasa tersebut akan terjual dengan sendirinya.

Pada akhirnya Kotler mendefinisikan manajemen pemasaran sebagai seni dan ilmu pengetahuan dalam memilih pasar sasaran dan mendapatkan, memelihara dan mengembangkan pelanggan melalui proses penciptaan, penyampaian dan pengkomunikasian nilai prima bagi pelanggan.

Sedangkan menurut Solomon dan Stuart (1998), Marketing adalah proses perencanaan dan pelaksanaan konsep, penentuan harga promosi dan distribusi ide, barang, layanan/jasa untuk menciptakan pertukaran yang dapat memuaskan tujuan dari individu ataupun organisasi.

Pengertian marketing menurut American Marketing Association, Marketing adalah proses perencanaan dan pelaksanaan suatu konsepsi, penetapan harga, promosi, dan distribusi gagasan, barang dan jasa untuk memebntuk pertukaran yang dapat memenuhi kebutuhan individu dan tujuan organisasi

Jadi berdasarkan berbagai definisi tersebut kita dapat memahami bahwa dalam marketing ada produk/jasa yang dibuat, kemudian produk/ide atau jasa tersebut berusaha untuk ditawarkan dan disampaikan (didistribusikan) pada harga yang dapat diterima oleh konsumen. Jadi kita dapat katakan bahwa marketing merupakan proses sosial antara produsen dan konsumen karena dalam marketing terdapat interaksi dan jalinan komunikasi antara produsen, konsumen dan para pihak perantara sehingga satu sama lain saling mendapatkan manfaat. Secara lebih luas, kegiatan marketing/pemasaran meliputi usaha-usaha untuk menciptakan, mempromosikan, dan menyampaikan barang atau jasa kepada konsumen atau perusahaan yang memerlukannya. Dari pengertian ini juga kita dapat melihat bahwa dalam pemasaran, selain membuat produk atau jasa yang dibutuhkan/diinginkan pasar dan menyampaikannya pada konsumen yang tepat, Faktor Pemilihan Saluran Pemasaran atau pemilihan perantara dan Strategi untuk menyampaikan/mengkomunikasikan nilai/ide/gagasan/ solusi yang terdapat pada produk/jasa merupakan sesuatu yang penting dalam pemasaran karena pemasaran adalah  tentang “menyampaikan/menghubungkan” produk/jasa dari produsen agar dapat diterima oleh konsumen.

Saluran pemasaran berkaitan dengan distribusi. Percuma suatu produk dibuat dan diiklankan namun konsumen mengalami kesulitan ketika akan membelinya karena produk tersebut tidak tersedia di toko atau swalayan. Mengkomunikasikan nilai produk adalah tentang upaya agar konsumen dapat mengetahui keberadaan produk, memberikan alasan konsumen untuk memilih produk tersebut (Contoh melalui program iklan), dan memberi insentif kepada konsumen agar  mau untuk mencoba menggunakan produk tersebut (Contoh melalui Kegiatan promosi seperti pemberian diskon, pemberian sampel produk gratis, pemberian hadiah dan lain-lain). Suatu hal yang sia-sia apabila produk dibuat dan didistribusikan namun ternyata konsumen tidak menyadari keberadaan dari produk tersebut, atau mungkin konsumen sudah mengetahui keberadaan produk namun masih belum mau membelinya atau mencobanya karena konsumen masih meragukan produk tersebut sehingga konsumen harus diberi alasan dan diberi dorongan atau insentif agar mau mencobanya.

Akhirnya kita dapat menyimpulkan bahwa pemasaran adalah interaksi antara produsen, konsumen dan pihak perantara yang mana kesuksesannya ditentukan oleh kesuksesan dalam menjalin komunikasi dan relationship antara mereka. Kekuatan pemasaran bergantung pada berbagai pilar pemasaran itu sendiri. Pilar dari pemasaran adalah suatu Bauran Pemasaran atau mix marketing yang terdiri dari 4P (Produk, Price, Place=distribusi, dan Promotion).

Internet Marketing sebagai sarana yang murah meriah untuk memasarkan Produk dan Jasa ke seluruh dunia

Menerapkan Bauran Pemasaran Pada Internet Marketing

sameyadi

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *